Secara ringkas sistem dan pelaksanaan tata pamong di Program Studi Teknik Sipil  Universitas Bosowa Makassar   untuk  membangun sistem tata pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil dapat dikemukakan sebagai berikut :

  • Pengelolaan Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Bosowa  berpedoman kepada adanya Peraturan-Peraturan dan kesepakatan internal Jurusan/Program Studi (administrasi, perpustakaan, dan laboratorium). Dengan peraturan-peraturan dan kesepakatan tersebut, maka pengelolaan Prodi S1 Teknik Sipil berjalan dengan baik yang didasari oleh kepatuhan mengikuti aturan-aturan dan kesepakatan-kesepakatan untuk penjaminan mutu.
  • Tugas-tugas struktural berpedoman pada peraturan-peraturan/statuta Universitas dan tugas-tugas staf administrasi dijalankan sesuai peraturan, kesepakatan dan kebijakan Jurusan yang tidak bertentangan dengan aturan Fakultas dan Universitas

Untuk  membangun sistem tata pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil,  dikemukakan sebagai berikut :

1. Kredibel

Perwujudan pilar kredibel dalam pelaksanaan  Tata Pamong pada Program Studi Teknik Sipil Universitas Bosowa, meliputi :

  • Calon Ketua program studi dipersyaratkan memenuhi kriteria  kepangkatan, jenjang pendidikan, pengalaman serta  persyaratan lain yang telah disepakati
  • Penempatan dosen selaku pengampuh mata kuliah sesuai dengan bidang keahlian dosen yang bersangkutan,
  • Penyusunan tim teaching dengan mengkolaborasikan antara dosen senior dan dosen yang lebih rendah jabatan fungsionalnya (dosen muda) dalam rangka proses pembinaan,
  • Pendistribusian mata kuliah sesuai dengan beban dosen minimum,
  • Usulan dosen dan tenaga kependidikan untuk mengikuti kegiatan pelatihan dan workshop, seminar nasional dan konfrensi internasional sebagai peserta dan pemakalah, dan magang sesuai bidang ilmu dan tugasnya,
  • Pengusulan  pembimbing PKL, pembimbing dan  penguji tugas akhir sesuai dengan bidang keahlian dan kepangkatannya.

2. Transparan

  • Setiap awal semester  dilakukan rapat  yang dihadiri oleh Ketua program studi, para dosen dan tenaga kependidikan menyangkut  pembagian mata kuliah, penggunaan ruang kelas,  dan laboratorium. Ketua Program studi memaparkan rancangan distribusi mata kuliah secara terbuka kepada seluruh dosen. Pendistribusian mata kuliah berdasarkan kompetensi dan beban SKS minimum setiap dosen.
  • Ketua program studi melakukan rapat monitoring terhadap kehadiran mahasiswa dan dosen bersama.
  • Hasil evaluasi balajar mahasiswa diumumkan  setiap semester di papan informasi dan melalui web Universitas Bosowa  yang dapat di akses seluruh pihak.
  • Mengumumkan jadwal perkuliahan di setiap awal semester di papan informasi minimal dua pekan sebelum proses perkuliahan berjalan.
  • Penjaminan Mutu Universitas melakukan Monitoring dan evaluasi (Monev) kegiatan dan hasilnya untuk  pegawai  dan dosen termasuk Beban Kerja Dosen  (BKD) yang diadakan setiap semester dan dijilid dalam buku rekaman kinerja Jurusan dan PS.
  • Hasil Monev diumumkan secara terbuka, sehingga kinerja setiap dosen dalam satu semester dapat diakses di Jurusan dan Prodi Teknik Sipil. Bagi dosen yang melaksanakan tugas kurang dari 12 SKS  diberikan teguran dan bagi yang meninggalkan tugas akan berpengaruh pengurangan nilai DP3. Bagi Pegawai dan dosen yang memenuhi syarat akan diusulkan ke Fakultas untuk menetapkan pegawai yang menjalankan tugasnya dengan baik dan  dipertimbangkan memperoleh penghargaan sebagai pegawai/dosen teladan

3. Akuntabel

Ketua program studi memberikan laporan seluruh proses pembelajaran dan hasil pembelajaran program studi dalam EPSBED (Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri) kepada DIKTI dan memberikan laporan pencapaian sasaran mutu akademik ke unit penjaminan mutu. Memberikan laporan penilaian kinerja akademik dosen pengampuh mata kuliah ke unit penjaminan mutu (LPM). Setiap dosen membuat Sasaran Kerja dan dilakukan penilaian terhadap capaian sasaran kerja oleh pejabat yang berwenang dalam hal ini ketua jurusan teknik sipil. Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan wujud pilar akuntabel dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab ketua program studi.

4. Bertanggung Jawab

  • Setiap dosen diberi tanggungjawab untuk menjalankan materi pembelajaran, melaksanakan evaluasi ( Quiz, UTS dan UAS ), memberi tugas, Problem set dan lain-lain  berdasarkan Satuan Acara Pembelajaran  dan Ketua program studi melakukan monitoring dan evaluasi setiap empat minggu menyangkut pelaksanaan perkuliahan tersebut.
  • Ketua program studi memeriksa kesesuaian antara kontrak perkuliahan dengan materi yang diajarkan pada daftar kontrol harian dengan tujuan untuk menjamin tercapainya tujuan instruksional umum (TIU) yang telah direncanakan oleh dosen pengajar dalam kontrak perkuliahan yang diajukan diawal semester.
  • Ketua program studi melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan monitoring proses akademik pada setiap semester sesuai dengan kalender akademik
  • Pemilihan ketua program studi juga menerapkan prinsip bertanggung jawab karena salah satu persyaratan dosen yang berminat untuk mencalonkan diri sebagai ketua program studi wajib memaparkan biodata kepanitiaan dan jabatan yang pernah dipegang sebagai upaya untuk menyaring calon ketua program studi yang bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya (sesuai dengan Tata Cara Pemilihan Ketua Jurusan dan Program Studi).

5. Adil

  • Ketua program studi membuat pembagian mata kuliah sesuai dengan kompetensi yang dimiliki dosen, sehingga tidak ada dosen yang mempunyai selisih beban mengajar yang berlebihan.
  • Melakukan distribusi pembimbingan PKL, pembimbing skripsi, dan penguji skripsi sesuai dengan aturan yang berlaku.
  • Membuat jadwal penggunaan laboratorium untuk pembelajaran dan penyelesaian skripsi mahasiswa secara proporsional.
  • Menempatkan staf dosen dan tenaga kependidikan secara proporsional dalam kegiatan kerjasama industri sesuai dengan kompetensinya.