Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup planning, organizing, staffing, leading, controlling dalam kegiatan  internal maupun eksternal. Kelima fungsi pengelolaan tersebut digunakan sebagai metode dalam operasionalisasi penyelenggaraan seluruh program dan kegiatan di program studi SI  Teknik Sipil Universitas Bosowa  dengan penjelasan rinci sebagai berikut.

1. Planning

Setiap kegiatan dan program kerja yang dilaksanakan pada  program studi S1 Teknik Sipil Universitas Bosowa  mengacu pada visi, misi, dan tujuan Program Studi, sebagaimana yang tertuang dalam Renstra  Program studi Teknik Sipil 2014 – 2018.   Target / sasaran yang tertuang dalam Renstra dijabarkan kedalam Rencana Kinerja Tahunan  tingkat Program studi  yang disinkronkan dengan Rencana konerja tingkat Fakultas Teknik.  Rencana Kinerja Tahunan Program studi dituangkan dalam Rencana Kinerja Tahunan Tingkat PS melalui rapat kerja Fakultas Teknik.

Salah satu bentuk perencanaan program studi dalam rangka pengelolaan program studi adalah penyusunan rencana perkuliahan pada semester yang akan berjalan, merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh program studi. Perencanaan perkuliahan meliputi pengaturan penggunaan ruang perkuliahan, laboratorium, pengaturan dosen pengampu matakuliah, penggunaan alat dan bahan yang digunakan dalam proses belajar mengajar. Perencanaan perkuliahan ini dilakukan oleh program studi dalam rangka menjamin ketersediaan sarana dan prasarana dan kelancaran proses perkuliahan di program studi Teknik Sipil Universitas Bosowa

2. Organizing

Bagian penting dalam pengorganisasian ini adalah pola-pola yang digunakan oleh ketua program studi dalam mengkomunikasikan segala kebijakan program studi untuk bisa disampaikan dan dipahami oleh seluruh pihak yang terkait dalam kegiatan yang dilakukan program studi.

Pola-pola yang digunakan adalah sebagai berikut:

  • Setiap kegiatan yang bersifat strategis diputuskan bersama  melalui rapat internal  jurusan berupa rapat Koordinasi  setiap bulan, rapat montoring dan evaluasi khusus perkuliahan setiap 4 minggu dan rapat penentuan dosen dan Mata Kuliah  setiap awal semester.)
  • Pengelolaan Program Studi S1 Teknik Sipil didasarkan pada suatu Program Kerja yang yang telah dibuat melalui suatu rapat kerja dewan dosen pada setiap awal suatu periode kepemimpinan di Program S1 Teknik Sipil hal mana disusun dengan berpatokan kepada misi Prodi untuk mencapai visinya.
  • Pergeseran kebutuhan masyarakat seperti meningkatnya kebutuhan terhadap pembelajaran diantisipasi dengan pembentukan Kelompok Dosen Bidang Kajian (KDBK) yang terdiri  dari   (KDBK Struktur,  KDBK Geoteknik, KDBK Keairan, KDBK Transportasi, KDBK Teknik Lingkungan,  KDBK  Manajemen Konstruksi) dan Pusat Kajian Survey dan Engineering  (PKSE).  KDBK dan PKSE merupakan wadah di Program Studi S1 Teknik Sipil yang bekerja dan bersifat operasional.
  • Tugas-tugas fungsional dilaksanakan oleh Manajemen Prodi dengan berpatokan kepada peraturan-peraturan dan kebijakan Fakultas dan Universitas. Tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur ditetapkan berdasarkan buku acuan tugas yang telah ditetapkan oleh Fakultas dan Universitas. Sebelum kegiatan semester dimulai, maka diadakan rapat penetapan tugas institusional (perkuliahan, penelitian dan pengabdian masyarakat), sementara pada pertengahan semester diadakan evaluasi pelalksanaan tugas dan pada akhir semester rapat evaluasi akhir semester.
  • Pengelolaan laboratorium dilaksanakan (oleh Kepala laboratorium dan Teknisi Lab ) berdasarkan kesepakatan bersama Jurusan / Program Studi yang memuat sistem tata kelola baik kepada mahasiswa maupun pelayanan  pengabdian kepada masyarakat.
  • Pengelolaan Perpustakaan dilakukan oleh  seorang tenaga administrasi. Pengelola perpustakaan masih perlu peningkatan karena Prodi Teknik Sipil kekurangan tenaga profesional khusus perpustakaan.
  • Pengelolaan Pusat Kajian Survey & Engineering dibawa suatu tim pengelola khusus.
  • Tugas dan wewenang program studi untuk memantau perilaku dan perkembangan akademik mahasiswa dilimpahkan kepada dosen penasehat akademik. Pola komunikasi antara ketua program studi dengan dosen penasehat akademik merupakan pola koordinasi
  • Ketua Program Studi juga merangkap Ketua Jurusan sehingga hal-hal yang bersifat administratif  juga ditangani langsung oleh satu orang penanggungjawab.

Kerjasama eksternal dan internal juga dilaksanakan dibawah koordinasi Ketua Jurusan dan dibantu oleh unit-unit yang berkaitan.

3. Staffing

Program studi merupakan unit terbawah dalam struktur organisasi di Universitas Bosowa dan membawahi tiga  staf administrasi prodi. Tugas yang didelegasikan ketua program studi kepada staf administrasi prodi hanya pada tugas dan tanggung jawab yang sifatnya administratif.  Pola komunikasi antara ketua program studi dengan staf administrasi prodi adalah pola instruksi.

Ketua program studi / ketua jurusan merencanakan dan melaksanakan pengembangan staff guna peningkatan kualitas dan kompetensi seluruh staff yang  terlibat di seluruh kegiatan program studi dan jurusan.

4. Leading

Pengawasan adalah tahap penting dalam menjamin keberlangsungan segala kegiatan pengelolaan program studi sehingga dapat berjalan dengan baik dan semestinya. Ketua program studi selaku penanggungjawab proses pengelolaan program studi wajib melakukan pengawasan atas segala pihak yang terlibat dalam segala kegiatan yang menjadi tugas dan tanggung jawab program studi. Wujud pengawasan berupa monitoring dan evaluasi kehadiran dosen dalam pelaksanaan perkuliahan ,kehadiran mahasiswa selama proses perkuliahan dan mengajukan usulan surat peringatan dari  ketua jurusan yang diberikan kepada mahasiswa yang jumlah ketidak kehadirannya mencapai batas yang telah ditentukan, memantau kesesuaian antara pokok bahasan yang ada dalam kontrak perkuliahan dengan materi yang disampaikan pada saat perkuliahan. Memantau ketersediaan dan kesiapan sarana dan prasarana yang digunakan dalam proses perkuliahan dan melakukan koordinasi dengan pihak yang terkait apa bila terdapat masalah atau kendala.

5. Controlling

Ketua Program Studi membimbing, memberi petunjuk, dan menginstruksikan kepada staf administrasi agar bekerja sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Pengarahan mencakup beberapa proses operasi standar, pedoman dan buku panduan, bahkan manajemen berdasarkan sasaran mutu yang ingin dicapai. Ketua Program Studi juga memberikan pengarahan kepada para wali kelas dalam hal konseling dan pembelajaran. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjamin kontinuitas perencanaan, membudayakan prosedur standar, menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan, membina disiplin kerja dan membina motivasi yang terarah serta dilaksanakan baik secara formal maupun informal.