Pelaksanaan Pembelajaran

Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar dan hierarkinya. Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang menantang, mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber.

Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme monitoring, kajian, perbaikan/peningkatan mutu pembelajaran secara periodik, kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa),  penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.

MONITORING KEHADIRAN DOSEN

  • Pada awal setiap semeter, Dosen diwajibkan untuk membuat Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah yang diampunya. RPS memuat capaian pembelajaran Mata kuliah secara umum  maupun khusus untuk setiap materi pembelajaran, yang telah diatur setiap minggunya sampai 16 x pertemuan setiap semester termasuk Ujian tengah semester dan Ujian Akhir Semester
  • Pada pertemuan pertama dosen membuat kesepakatan pelaksanaan perkuliahan dengan mahasiswa ( kontrak Perkuliahan). Pada setiap pertemuan / perkuliahan, dosen mengisi Monitoring Pelaksanaan Perkuliahan. Setiap 4 x pertemuan Dosen membuat Berita Acara Perkuliahan yang diperiksa oleh Ketua Program Studi
  • Baik Penjaminan mutu Universitas maupun Program studi  secara intensif memantau pelaksanaan perkuliahan setiap hari.
  • Dosen diwajibkan untuk mengganti perkuliahan jika pada saat perkuliahan berhalangan hadir baik yang bertepatan pada hari-hari libur maupun pada saat izin tidak masuk mengajar

MONITORING KEHADIRAN MAHASISWA

  • Kehadiran mahasiswa dimonitoring melalui  Daftar Hadir Perkuliahan
  • Berdasarkan kontrak perkuliahan yang telah dibuat pada pertemuan pertama  mahasiswa diwajibkan mengikuti perkuliahan minimal 80% dari 16 kali pertemuan tatap muka.
  • Jika tidak terpenuhi, maka mahasiswa dinyatakan tidak dapat mengikuti ujian akhir mata kuliah, dengan arti lain tidak lulus mata kuliah tersebut.

MONITORING MATERI SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

  • Baik RPS maupun montoring pelaksanaan perkuliahan memuat Materi perkuliahan setiap minggu.
  • Dosen mengisi lembar monitoring perkuliahan sesuai dengan materi atau pokok bahasan yang disajikan. Penyajian materi mata kuliah harus berdasarkan materi pokok bahasan dan sub pokok bahasan sesuai dengan RPS yang telah disusun dalam kurikulum.
  • Setiap Dosen diwajibkan memberi perkuliahan sesuai dengan rambu-rambu atau jalur yang ada. Dalam hal ini adalah GBPP (Garis-Garis Besar Program Pengajaran) dan SAP (Satuan Acara Pengajaran).
  • Untuk mengantisipasi, dosen yang tidak mengikuti GBPP dan SAP, maka dalam setiap absen kelas disertakan GBPP dan SAP mata kuliah tersebut.

Mekanisme Penyusunan Materi Perkuliahan

  • Dalam setiap awal semester selalu  dilaksanakan rapat internal dosen program studi Teknik Sipil untuk menentukan Tim Teaching (pengajar) semester berikutnya.
  • Dalam rapat tersebut  didiskusikan materi  yang  akan diajarkan antara dosen  dalam  Kelompok Dosen Bidang Kajian ( KDBK ), kemudian ditetapkan Tim pengajar.
  • Apabila terjadi adanya perubahan / perbedaan pada semester sebelumnya yang  didasari oleh masukan dari dosen, pengguna lulusan atau stakeholder maka disusun  RPS Revisi untuk mengakomodirnya.
  • Jika KBK menyetujui perubahan tersebut, maka materi kuliah tersebut diusulkan ke PS untuk dilaksanakan oleh masing-masing dosen yang akan mengajar pada semester yang akan datang.