Kepemimpinan efektif mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam program studi,mengikuti nilai,norma,etika,dan budaya organisasi yang disepakati bersama,serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat. Kepemimpinan mampu memprediksi masa depan,merumuskan mengartikulasi visi yang realistik,kridibel, serta mengkomunikasikan visi ke depan yang menekankan keharmonisan hubungan manusia dan mampu menstimulasi secara intelektual dan arif bagi anggota untuk mewujudkan visi organisasi , serta mempu memberikan arahan,tujua,peran,dan tugas kepada seluruh unsur dalam perguruan tinggi. Dalam menjalankan fungsi kepemimpinan dikenal kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi,dan kepemimpinn publik. Kepemimpinan operasional berkaitan dengan kemampuan menjabarkan visi,misi ke dalam kegiatan operasional program studi. Kepemimpinan organisasi berkaitan dengan pemahaman tata kerja antar unit dalam organisasi perguruan tinggi. Kepemimpinan publik berkaitan dengan kemampuan menjalin kerjasama dan manjadi rujukan bagi publik.

1. Kepemimpinan Operasional

Kepemimpinan PS Teknik Kimia mempunyai karakteristik kepemimpinan operasional yang kuat, hal ini di tandai dalam pelaksanaan kegiatan untuk mewujudkan visi dan misi yang semuanya tertuang dalam Rencana Strategi (Renstra) dan Renop PS Teknik Kimia yang mengacu pada Renstra dan Renop Fakultas Teknik dan Universitas Bosowa. Dalam pelaksaan operasioanl Renstra diuraikan dalam program kerja PS Teknik Kimia yang disusun bersama dalam rapat pleno yang dipimpin oleh Ketua PS Teknik Kimia yang dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan. Program kerja ini kemudian disampaikan dalam rapt pimpinan/penyempurnaan selanjutnya dilaksanakan oleh seluruh sivitas akadenika PS S1 Teknik Kimia. Daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (DP3) merupakan instrumentasi penilaian yang dilakukan oleh pimpinan PS Teknik Kimia. Pimpinan PS Teknik Kimia juga memberikan peran yang luas terhadap keikutsertaan seluruh civitas akademika PS Teknik Kimia dalam pengembangan kebijakan, pengelolaan, dan koordinasi pelaksanaan program sesuai dengan peningkatan kinerja dari hasil Evaluasi Program studi berbasis Evaluasi Diri (EPSBED) dan SISMIK Fakultas Teknik (Lampiran. Evaluasi Diri Tknik Universitas Bosowa Tahun 2015).

2. Kepemimpinan Organisasi

Kepemimpinan PS Teknik Kimia dilaksanakan berdasarkan Renstra dan Renop untuk mewujudkan visi dan misi organisasi sesuai tugas pokok dan fungsinya. Perencanaan kegiatan organisasi sesuai Renstra dan Renop dilakukan melalui perencanaan terstruktur. Distribusi tanggung jawab dibahas dan disepakati dalam rapat pleno. Hierarki organisasi PS Teknik Kimia,pendelegasian kewenangan akademik sesuai dengan kompetensinya dapat diberikan secara langsung oleh Ketua PS Teknik Kimia. Monitoring dan evaluasi serta pertanggung jawabanpelaksanaan tugas pokok dan fungsi dilakukan secara rutin melalui rapat koordinasi setiap awal dan akhir semester yang langsung dipimpin oleh ketua PS Teknik Kimia. Tindak lanjut diperlukan untuk mengembangkan bidang minat yang lebih baik. Setiap hasil rapat pleno disarikan dan hasil resume rapat disosialisasikan baik berupa soft file maupun hard file kepada semua pemangku kepentingan untuk dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan komitmen yang telah digariskan bersama oleh semua unsur PS Teknik Kimia.

3. Kepemimpinan Publik

Rencana kerjasama telah tertuang dalam Sasaran dan strategi pencapaian PS Teknik Kimia. Rencana ini selalu dibahas pada tingkatan PS yang melibatkan Ketua,dosen PS Teknik  Kimia telah mampu menggalang kerjasama yang sangat baik dalam internal PT maupun di luar PT. Kerjasama ini meliputi kerjasama dalam bidang akademik,penelitian,dan pengabdian kepada masyarakat. Beberapa program telah dilaksanakan dengan sangat baik antara lain pelaksanaan KKN-P untuk seluruh mahasiswa yang memprogram telah mendapat lokasi pada institusi ternama di indonesia yang tertera pada standar 3, hal ini menunjukkan repon sangat baik dari pemangku kepentingan terhadap kepemimpinan PS Teknik Kimia. Selain itu, kepemimpinan PS Teknik Kimia telah pula mendapatkan kepercayaan dari stakeholder lainnya. Hal ini tercermin dari terus meningkatnya jumlah kerjasama yang telah dilakukan dengan pihak pemerintah maupun dengan pihak swasta. Hampir setiap tahun PS Teknik Kimia diminta untuk memberikan solusi dalam permasalahan-permasalahan pemberdayaan masyarakat daerah yaitu:

  1. Pengembangan UKM Jagung Marning Kecamatan Polobangkeng Utara kab.Takalar kerjasama antara Unibos, DIKTI dan Pehutani
  2. Pelatihan AMDAL,kerjasama antara Unibos dan LH UNHAS.