SASARAN 1:

MENINGKATKAN KUALITAS LULUSAN.

STRATEGI PENCAPAIAN 1:

  1. Meningkatakan kualifikasi dosen melalui studi lanjut Program Doktoral dari tahun 2015-2020.
  2. Meningkatkan jumlah dosen berkualifikasi S3 dan Guru Besar. Sampai saat ini jumlah Dosen Tetap Prodi yang memiliki gelar guru besar sebanyak 1 orang. Jumlah Dosen yang sedang dalam tahap akhir penyelesaian studi S3 sebanyak 1 orang, jumlah dosen S2 sebanyak 8 orang.
  3. Meningkatkan kedisiplinan dosen dan mahasiswa terutama dalam proses belajar mengajar. Kegiatan evaluasi penyelenggaraan akademik dilakukan secara rutin melalui monitoring dan evaluasi secara berkala baik oleh program studi arsitektur maupun oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di tingkat universitas serta pihak Yayasan Aksa Mahmud. Selain itu pantauan kehadiran dosen juga dilakukan dengan mekanisme finger print yang disediakan di ruang fakultas.
  4. Meningkatkan fasilitas pembelajaran seperti penyediaan LCD, AC dan WiFi di setiap ruang kuliah. Penyediaan LCD, AC dan WiFi mencapai 90%. Jumlah ruangan yang digunakan untuk perkuliahan saat ini sebanyak 3 kelas dan 3 studio yang dilengkapi dengan AC, LCD dan terkoneksi Wifi.
  5. Melengkapi jumlah koleksi buku diperpustakaan. Untuk saat ini jumlah buku yang bisa di jadikan referensi oleh mahasiswa mulai di tingkat prodi dan perpustakaan universitas sudah mencapai 500 judul buku.
  6. Menyesuaiakan kurikulum dengan kebutuhan pasar. Perubahan Kurikulum di evaluasi maksimal 5 tahun sekali atau ketika ada perubahan Mata Kuliah Wajib dan Pilihan oleh Asosiasi, maupun ada perubahan Kurikulum oleh DIKTI. Perubahan Kurikulum diubah melalui lokakarya, seperti lokakarya yang telah dilaksanakan pada tahun 2014, yang dihadiri oleh semua dosen, perwakilan alumni, dan pengguna lulusan serta institusi keprofesian. Setelah dilakukan lokakarya kurikulum, secara internal ditindak lanjuti melalui rapat di tingkat fakultas dan masing-masing prodi.
  7. Mengikutsertakan dosen dalam pelatihan metode pembelajaran. Pada tahun 2015 hampir semua dosen telah mengikuti pelatihan Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan AppliedApproach (AA) kecuali 3 dosen yang direkrut oleh yayasan pada tahun 2015 dan tahun 2016. Diharapkan nantinya sebelum tahun 2020 semua dosen dilingkup PS S1 Arsitektur Unibos semuanya telah mengikuti pelatihan metode pembelajaran baik itu PEKERTI maupun AA.
  8. Memberikan pelatihan-pelatihan kewirausahaan khususnya di bidang konstruksi kepada mahasiswa. Pelatihan yang dilakukan bukan hanya pelatihan guna memenuhi persyaratan mata kuliah kewirausahaan tapi juga pelatihan yang diberikan di kegiatan ekstrakurikuler kewirausahaan, atau pun pelatihan-pelatihan lain yang dapat meningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa.
  9. Mengikutsertakan mahasiswa dalam pelatihan kepemimpinan. Perlunya meningkatkan jiwa kepemimpinan mahasiswa, diantaranya dengan mengikutikegiatan pelatihan kepemimpinan baik itu sifatnya internal (misalnya kegiatan LDK-Latihan Dasar Kepemimpinan) yang diselengggarakan oleh lembaga kemahasiswaan. Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan sekali dalam setahun sebagai bentuk Pengkaderan oleh Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HMA) Unibos.
  10. Mendorong mahasiswa menyelesaikan tugas akhir ≤ 2 (dua) semester. Berdasarkan data bagian administrasi akademik, sampai saat ini persentase mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir ≤ 2 (dua) semester telah mencapai 90 %. Perhitungan ini dimulai saat proposal judul mahasiswa telah disetujui oleh PS S1 Arsitektur Unibos.

SASARAN 2:

MENINGKATKAN KUALITAS DAN KUANTITAS PENELITIAN DOSEN.

STRATEGI PENCAPAIAN 2:

  1. Mengikut sertakan dosen dalam pelatihan penulisan proposal penelitian. Pada tahun 2014-2016 telah 2 kali dilakukan pelatihan penulisan proposal penelitian yang dilaksanakan di tingkat Universitas oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM).
  2. Melakukan kerjasama riset dengan berbagai instansi. Meningkatkan kerjasama dalam bidang penelitian dengan berbagai Instansi, misalnya dengan Pemerintah, Swasta dan Masyarakat.
  3. Menyediakan dana riset untuk dosen. Telah disediakan dana riset oleh yayasan maupun pemerintah melalui Kementerian Ristek Dikti kepadadosen tetap yayasan sebesar 20-50 jt/semester.
  4. Memberikan informasi-informasi tentang riset kepada dosen. LPPM yang berada ditingkat universitas sangat aktif dalam memberikan informasi kepadadosen tentang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penelitian atau hibah lain yang dapat diperoleh.
  5. Mengiikutkan dosen dalam hibah penelitian Dikti.

SASARAN 3:

MENINGKATAKAN KUALITAS DAN KUANTITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT.

STRATEGI PENCAIAPAN 3:

  1. Mengikut sertakan dosen dalam pelatihan proposal pengabdian kepada masyarakat. Ditahun 2014-2016 telah 2 kali di lakukan pelatihan penulisan proposal pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di tingkat Universitas oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM).
  2. Melakukan kerjasama dengan instansi luar dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Meningkatkan Kerjasama dalam bidang Pengabdian Kepada Masyarakat dengan berbagai instansi, misalnya dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota/Daerah ataupun dengan unit-unit bisnis yang berada di bawah manajemen Bosowa Coorporation
  3. Melakukan kerjasama kemitraan pengabdian kepada masyarakat dengan pemerintah daerah dan swasta dan unit-unit bisnis Bosowa yang lain.

SASARAN 4:

MENINGKATKAN KERJASAMA DAN MEMBUKA JARINGAN SELUAS-LUASNYA.

STRATEGI PENCAPAIAN 4:

  1. Melakukan kerjasama dengan pemerintah baik itu pemerintah pusat maupun daerah, dengan pihak swasta serta unit-unit bisnis yang berada di bawah manajemen Bosowa Coorporation.
  2. Menjalin kerjasama dengan pihak di luar kampus. Kerjasama yang dibina dapat memberikan dampak positif dalam memberikan Perbaikan Mutu Pembelajaran, perkembangan isu-isu terbaru tentang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat maupun informasi lowongan kerja bagi mahasiswa dan para alumni.

VISI & MISI

Visi & Misi  

TUJUAN

Tujuan